Fakta 3 dari 10
3. Cahaya matahari butuh 8 menit untuk sampai ke kita
Cahaya membutuhkan sekitar 8 menit 20 detik untuk menempuh 150 juta kilometer antara Matahari dan Bumi. Setiap cahaya Matahari yang sampai kepada Anda memperlihatkan Matahari seperti keadaannya beberapa menit sebelumnya.
Memandang langit berarti memandang masa lalu
Cahaya merambat sekitar 300 ribu kilometer per detik di ruang hampa. Cepat memang, tetapi jarak di luar angkasa sangat besar sehingga waktu tempuh itu terasa. Jika Matahari tiba-tiba lenyap, Bumi tetap diterangi selama sedikit lebih dari 8 menit.
Dengan Bulan, jedanya sedikit lebih dari satu detik. Dengan bintang, jedanya bertahun-tahun hingga ribuan tahun. Cahaya dari bintang terdekat setelah Matahari, Proxima Centauri, membutuhkan sekitar 4,2 tahun untuk sampai ke sini.
Perjalanan ke Bumi adalah bagian yang paling singkat. Energi Matahari lahir di intinya melalui fusi nuklir, dan butuh puluhan ribu tahun untuk mencapai permukaan. Di dalam sana, materinya sangat padat sehingga cahaya terus diserap dan dipancarkan kembali tak terhitung kali, dalam lintasan zigzag. Sebuah perkiraan yang sering dikutip menyebut sekitar 170 ribu tahun.
Jadi, energi yang menghangatkan Bumi hari ini mulai keluar dari inti Matahari jauh sebelum tulisan ada. Hanya 8 menit terakhir perjalanannya yang berlangsung lurus, melintasi ruang hampa.
Tahukah Anda? Jangan pernah menatap langsung ke Matahari, bahkan sebentar, apalagi dengan teropong atau teleskop tanpa filter yang sesuai. Cahaya yang terkonsentrasi dapat menyebabkan kerusakan permanen pada retina.

