Fakta 5 dari 10
5. Jejak kaki di Bulan mungkin bertahan selama jutaan tahun
Bekas yang ditinggalkan para astronot di Bulan antara tahun 1969 dan 1972 masih ada di sana. Tanpa angin, hujan, atau sungai, tidak ada yang menghapus jejak itu, dan jejak tersebut bisa bertahan selama jutaan tahun.
Tempat di mana hampir tidak ada yang bergerak
Di Bumi, jejak kaki di pasir hilang dalam hitungan jam, terbawa angin, air, atau hewan. Bulan tidak memiliki atmosfer yang membentuk angin, tidak memiliki air cair di permukaannya, dan tidak memiliki kehidupan.
Tanah Bulan, yang disebut regolit, terdiri dari butiran halus dan bersudut yang saling mengunci seperti kepingan puzzle sehingga mempertahankan bentuk jejak. Berbeda dengan pasir pantai, yang butirannya bulat dan mudah bergeser sehingga menghapus jejak.
Yang mengikis permukaan Bulan, sangat perlahan, adalah jatuhnya mikrometeoroid secara terus-menerus, yaitu batu-batu kecil dari luar angkasa, serta radiasi dari Matahari. Proses ini memerlukan jutaan tahun untuk meratakan sebuah jejak. Benturan yang lebih besar bisa menghapus jejak lebih cepat, tetapi kejadian seperti itu jarang terjadi.
Secara keseluruhan, 12 astronot berjalan di Bulan dalam misi Apollo 11 hingga 17, kecuali Apollo 13, yang mengalami kecelakaan dan kembali tanpa mendarat. Selain jejak kaki, di sana juga tertinggal peralatan, bendera, dan bahkan mobil yang digunakan untuk berkeliling di permukaan.
Tahukah Anda? Gravitasi di Bulan kira-kira seperenam gravitasi Bumi. Orang dengan berat 60 kilogram akan merasakan berat sekitar 10 kilogram, dan karena itulah para astronot berjalan dengan melompat-lompat kecil.

